Berdasarkan data penjualan global terbaru yang tersedia hingga saat ini, berikut adalah lima merek laptop dengan penjualan terbaik di dunia. Daftar ini mencerminkan performa pasar pada tahun-tahun terkini, khususnya hingga akhir 2024, dan dapat menjadi gambaran untuk 2025 berdasarkan tren yang ada:
1. Lenovo
Lenovo secara konsisten menduduki posisi teratas sebagai merek laptop dengan penjualan tertinggi di dunia. Dengan pangsa pasar sekitar 22-25% pada 2023 dan 2024, Lenovo berhasil mengirimkan jutaan unit berkat produk-produk seperti seri ThinkPad untuk bisnis dan Legion untuk gaming, serta harga yang kompetitif.
2. HP (Hewlett-Packard)
HP berada di posisi kedua dengan pangsa pasar sekitar 20-22%. Merek ini dikenal dengan daya tahan produknya dan lini seperti Spectre dan Pavilion yang populer di kalangan konsumen umum maupun profesional, dengan pengiriman mencapai belasan juta unit per tahun.
3. Dell
Dell menempati urutan ketiga dengan pangsa pasar sekitar 15-16%. Fokus pada performa tinggi dan layanan purna jual yang baik, terutama pada seri XPS dan Alienware, membuat Dell tetap menjadi pilihan utama di segmen profesional dan gaming.
4. Apple
Apple berada di posisi keempat dengan pangsa pasar sekitar 8-10%. Meskipun volumenya lebih kecil dibandingkan tiga besar, MacBook (terutama seri Air dan Pro dengan chip M-series) sangat diminati karena desain premium, performa, dan ekosistem yang kuat, dengan pengiriman mendekati 5 juta unit per kuartal pada periode tertentu.
5. Acer
Acer melengkapi daftar lima besar dengan pangsa pasar sekitar 6-7%. Merek ini menawarkan kombinasi harga terjangkau dan spesifikasi solid melalui seri seperti Aspire dan Nitro, menjadikannya populer di kalangan pelajar dan pengguna kasual.
Tren ini didukung oleh laporan dari lembaga seperti IDC dan Gartner, yang menunjukkan bahwa meskipun pasar PC global mengalami fluktuasi, kelima merek ini tetap dominan. Teknologi AI dan kebutuhan akan perangkat portabel diperkirakan akan terus mendorong penjualan di 2025, terutama untuk Lenovo, HP, dan Apple yang mulai mengintegrasikan fitur AI lebih agresif.
Namun, peringkat bisa sedikit bergeser tergantung pada inovasi dan strategi pasar masing-masing merek di tahun ini.